Bentrokan antara polisi dan warga kembali terjadi di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir Sumsel yang mengakibatkan satu anak tewas. Polisi diminta agar lebih persuasif dalam menghadapi warga.
Mabes Polri turun tangan menyelidiki tewasnya Angga bin Darmawan (12), korban tewas dalam bentrokan antara Brimob Polda Sumsel dengan warga di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir. Penyelidikan dijamin transparan.
Kapolri Jenderal Timur Pradopo angkat bicara mengenai bentrok antara polisi dan warga di Sumater Selatan. Timur menyebut dalam bentrok maut itu terjadi dua pihak sama-sama salah.
Priyo Budi Santoso menyesalkan bentrokan antara warga dengan polisi di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir Sumsel yang mengakibatkan satu anak tewas. Priyo meminta Polri melakukan investigasi.
Pasca bentrok warga dengan personel Brimob di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir, Sumsel, polisi terus berjaga. Kondisi di daerah tersebut sudah mulai kondusif.
Komnas HAM menyesalkan tindakan aparat yang diduga menewaskan bocah 12 tahun dalam bentrok di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir, Sumsel. Seharusnya polisi mengutamakan keselamatan warga.
Bentrok warga dengan personel Brimob di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir, Sumsel, yang menyebabkan satu bocah tewas, karena dipicu aksi provokasi. Pihak kepolisian menduga, provokasi datang dari warga.
Walhi Sumsel mencatat, sebelum bentrok Brimob Polda Sumsel dan warga pecah di Desa Limbangan Jaya, aparat sempat melakukan sweeping dan menangkap beberapa petanii karena ditunng melakukan pencurian.
Bentrok antar warga dengan personel Brimob di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengakibatkan seorang bocah 12 tahun tewas tertembak. Selain itu, 5 orang warga juga menderita luka-luka.