detikNews Dua Panitia Porwanas Mundur Setelah ramai dikritik, keretakan di tubuh panitia Porwanas mulai muncul.Dua panitia pelaksana mengundurkan diri. Kamis, 20 Jan 2005 11:09 WIB
detikNews Berita Aksi Tolak Porwanas Menghilang dari Media Riau Aksi-aksi menolak Porwanas tidak mendapat tempat di sejumlah harian di Riau. Wartawan ditekan untuk tidak memberitakannya? Rabu, 19 Jan 2005 21:50 WIB
detikNews Aliansi LSM & Ormas Riau Minta Presiden Batalkan Porwanas Aliansi LSM & Ormas Riau mendesak SBY membatalkan Porwanas. Porwanas dinilai buang uang dan tidak relefansi dengan profesionalisme wartawan. Selasa, 18 Jan 2005 20:37 WIB
detikFinance Kepala Perwakilan BP-Migas Sumbagut akan Dicopot? Karena dinilai terlalu dekat berhubungan dengan Pemerintah Daerah, Kepala Perwakilan BP-Migas Wilayah Sumbagut Luluk Harjanto kabarnya akan dicopot. Senin, 17 Jan 2005 13:00 WIB
detikNews Temui Gubernur, Wartawan Riau Desak Porwanas Dibatalkan Wartawan di Riau yang tergabung dalam "Aksi Seratus Tanda Tangan Tolak Porwanas" mendesak Gubernur Riau, Rusli Zainal, membatalkan Porwanas. Jumat, 14 Jan 2005 16:02 WIB
detikNews Gubernur Riau Sangka Porwanas Bukan Hanya Untuk PWI Gubernur Riau Rusli Zainal terkejut saat tahu Porwanas hanya akan diikuti anggota PWI. Selama ini pemerintah menyangka Porwanas diikuti seluruh wartawan. Jumat, 14 Jan 2005 04:02 WIB
detikNews Gubernur Riau Setuju Porwanas Ditunda Gubernur Riau Rusli Zainal setuju pelaksanaan Porwanas ditunda, sebagai bentuk keprihatinan terhadap musibah di Aceh dan Sumatera Utara. Kamis, 13 Jan 2005 20:24 WIB
detikNews Tolak Porwanas dengan Aksi Seratus Tanda Tangan Aksi penolakan penyelenggaraan Porwanas belum selesai. Seratus wartawan di Pekanbaru melakukan aksi solidaritas seratus tanda tangan. Kamis, 13 Jan 2005 09:11 WIB
detikNews Karena Dibuka Presiden, Porwanas Tak Bisa Dibatalkan "Tidak mungkin kita menunda atau dibatalkan. Karena dipastikan Presiden akan membukanya," kata Ketua DPRD Riau. Selasa, 11 Jan 2005 17:43 WIB
detikNews Public Hearing DPRD Riau Diwarnai Penolakan Porwanas Di saat bangsa ini tengah berduka, maka sangat tidak etis jika Porwanas tetap dilaksanakan, apalagi menghabiskan uang rakyat Rp 6 M. Selasa, 11 Jan 2005 17:29 WIB