Kawasan Jabodetabek dilanda banjir dan menyebabkan harga bahan pangan mulai merangkak naik, karena distribusi terganggu. Tak ada solusi lain menstabilkan harga kecuali infrastruktur.
Harga telur dan sayuran di Jakarta terkerek, mengikuti kenaikan harga-harga bahan pokok lainnya. Banjir yang terjadi di Jakarta dua hari lalu jadi salah satu penyebabnya.
Inflasi akibat banjir yang terjadi tahun ini tidak akan sebesar inflasi yang terjadi di 2007 dan 2008 saat terjadi banjir besar di Jabodetabek. Kenapa?
Banjir yang merendam Ibu Kota selama beberapa hari ini bikin warga ketar-ketir. Maklum saja, mereka cemas akan ketersediaan dan distribusi pangan. Apalagi muncul desas-desus adanya kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.
Cuaca buruk yang melanda Jakarta dan wilayah lain di Indonesia mengganggu kualitas produk-produk segar seperti sayur mayur dan buah. Banyaknya komoditi, produk segar lebih cepat busuk karena cuaca ekstrem.