Kuah sup yang kecokelatan bening menebarkan aroma wangi gurih. Potongan buntut sapi berukuran sedangpun menyembul di antara potongan kecil tomat. Sungguh menggiurkan! Saat dihirup kuahnya terasa gurih dengan aroma rempah yang harum. Daging buntutnya pun lembut menari-nari di lidah. Sluuurp..sedap nian!
Mengenaskan. Itulah yang terjadi pada 174 siswa SD di Tuban. Setiap musim kemarau tiba, mereka selalu terlambat mengikuti pelajaran. Pasalnya, mereka diwajibkan mengisi bak kamar mandi sebelum proses belajar mengajar dimulai.
Siapa yang tak ingin bisa membuat pie enak lagi cantik bentuknya? Dari mengenal istilah keluarga pie sampai bikin kulit pie yang renyah, bikin pie cantik sampai perhitungan biaya jika ingin berbisnis. Semuanya komplet disuguhkan dalam cooking class yang kaya ilmu ini!
Anak bangsa kian sengsara tercekik utang. Indonesia masih harus mencicil utang sampai tahun 2045. Artinya selama itu pula kita dan anak-cucu kita terus menjadi sapi perah kreditur asing.
Peta politik semakin dinamis. Itu memang sebuah kewajiban dari perubahan. Hanya sayang, ketika tokoh dari ‘langit’ terkikis, justru posisinya ditempati para ‘blantik sapi’.
Di desa yang berada di Kabupaten Cirebon inilah berdiri Balai Pemulihan Sosial Wanita (BPSW). Sebuah panti rehabilitasi untuk wanita malam, hasil razia di daerah-daerah rawan prostitusi di Jawa Barat.
Pria berpostur tinggi besar dan murah senyum ini ternyata menyimpan segudang talenta. Selain memiliki pengetahuan luas tentang kopi, ia pun pernah melakoni profesi sebagai chef dan sommelier. Baginya ilmu harus ditularkan kepada orang lain, tak heran jika ia tak pelit dalam berbagi ilmu.
Diduga bermotif dendam, seorang perangkat Desa Baran Ngingit, Malang membacok warganya, Samili (39). Korban pun tewas saat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Pengembangan peternakan sapi saat ini masih berpusat di wilayah Indonesia bagian barat. Padahal, wilayah Indonesia bagian timur pun menyimpan potensi yang harus dipertimbangkan.