100 Ribu butir ekstasi senilai lebih dari Rp 10 miliar dihamparkan di meja hakim. Duduk di kursi pesakitan, 5 terdakwa yang terancam hukuman mati karena diduga memiliki barang terlarang tersebut.
Kondisi rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) sangat memprihatinkan. Karena kapasitas seluruhnya sudah overload. Ini terlihat dari data Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jatim selama 2011.
Keluarga Reni ‘Kill Bill’ sangat disegani di Kampung Ambon. Mayoritas orang di kawasan itu memilih bungkam bila ditanya soal Reni. Mereka tidak mau mati.
Dua pengedar narkoba jenis ekstasi dibekuk Satnarkoba Polres Jakarta Selatan. Keduanya dibekuk di diskotek Stadium, Jakarta Barat, tempat biasa mereka beroperasi.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak kedua kalinya melakukan pemusnahan barang bukti (BB) hasil operasi sakaw. Sebanyak 3,38 gram sabu-sabu, 548 botol dan 10 jerigen minuman keras (miras) dimusnahkan.
Johana Lucia Usmany muncul dalam daftar 45 calon hakim agung. Luciana yang berkarir di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya ini pernah membebaskan seorang pengedar 194 butir ekstasi.
Aparat kepolisian masih terus memburu sang bandar narkoba via online dari Malaysia, Mr TAN kini. Polisi pun mengandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memburu Mr TAN.
Para bandar narkoba rupanya melihat potensi masyarakat yang tinggi terhadap perilaku belanja dengan sistem online. Dimana ada permintaan tinggi disitu ada penyediaan barang yang tinggi pula.