Sebanyak 90% pasokan bawang putih yang beredar di pasar dalam negeri berasal dari impor. Pemerintah beralasan produksi bawang putih di dalam negeri minim karena sulit ditanam di Indonesia.
Lonjakan harga bawang putih belakangan ini konsekuensi dari dibatasinya impor bawang putih dari penerapan Permentan nomor 60 Tahun 2012 tentang rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH).
Kementerian Perdagangan menyatakan belum mendapat surat penghentian sementara Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) terhadap 13 produk yang bakal diusung oleh Kementerian Pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Suswono membantah pihaknya telah melakukan pelarangan impor terhadap 13 jenis hortikultura. Menurut Suswono, pihaknya hanya melakukan pengaturan waktu impor saja.
Mendag Gita Wirjawan menegaskan tidak akan membatasi impor termasuk produk hortikultura (buah dan sayur) selama memenuhi Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan Hidup (K3L).
Pemerintah RI dan Jerman menyepakati kerjasama untuk memajukan bidang pertanian berkelanjutan, antara lain pengembangan sertifikasi produk makanan jadi yang ramah lingkungan dan produk organik.
Dalam upaya mengurangi kemiskinan dan kelaparan, diperlukan inisiatif global untuk meningkatkan produksi pangan berkelanjutan, antara lain melalui investasi dan inovasi.