Tim pemeriksa kekayaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai memverifikasi harta kekayaan cawapres Prabowo Subianto. Jika dirupiahkan, aset Prabowo sekitar Rp 1,618 triliun.
Komisi Pemberantasan Korupsi baru saja selesai mengklarifikasi laporan kekayaan calon presiden. Inilah sebagian hasil pengumuman sementara kekayaan mereka.
Harta kekayaan SBY bertambah antara 15%-20% dari Rp 7,144 miliar yang dilaporkan per 2007. Jika diperkirakan kenaikannya 20%, maka aset SBY bertambah sekitar Rp 1,428 miliar.
Tim pemeriksa kekayaan dari KPK mengaku penghitungan nilai aset Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dimiliki keluarga Megawati terbilang rumit. Sebab SPBU yang dulu kepemilikannya pribadi saat ini sudah menjadi badan usaha.
Ada yang menarik dari harta kekayaan cawapres Prabowo. Lonjakan harta mantan Pangkostrad tersebut meningkat tajam hingga hampir Rp 1,6 triliun hanya dalam waktu 6 tahun saja.
Harta kekayaan calon presiden dari PDIP Megawati Soekarnoputri diperkirakan meningkat. Hal ini salah satunya karena perubahan signifikan NJOP rumah Mega di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.
Tim pemeriksa harta kekayaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi rumah bakal capres Megawati Soekarnoputri. Tim ini dipimpin langsung oleh Direktur Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Muhammad Sigit.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini akan mengklarifikasi harta kekayaan tiga capres. KPK berpegang pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilaporkan sebelumnya. Jika ada yang janggal, cukup dikoreksi.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini akan mengklarifikasi harta kekayaan tiga capres. KPK berpegang pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilaporkan sebelumnya. jika ada yang janggal, cukup dikoreksi.