Bank Bukopin ternyata masih menyimpan keinginannya dalam partisipasi dalam program FLPP. Perseroan mengaku siap membiayai KPR rumah murah ini senilai Rp 1 triliun.
BNI menetapkan niatnya untuk ikut dalam pembiayaan rumah subsidi, melalui program FLPP, dengan skema pendanaan 50:50, BNI sanggup menawarkan bunga 7,25%.
Pihak Kemenpera yakin perjanjian kerja sama operasi (PKO) program rumah subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) akan selesai pekan ini.
Ketua DPR Marzuki Alie mengkritik keberpihakan bank BUMN dalam kredit rumah murah program FLPP. Ia merasa heran dengan bank-bank yang untung tinggi tapi tak memberi untung bagi rakyat.
Pengembang mengaku senang senang dengan penurunan suku bunga acuran (BI rate) menjadi 5,75%. Namun turunnya BI rate tidak secara langsung menurunkan bunga KPR.