Partai Golkar mananggapi keras dorongan PD agar Ketum Golkar Aburizal Bakrie dicopot dari Ketua Harian Setgab Koalisi. Partai Golkar merasa lebih dekat dengan Presiden SBY ketimbang PD.
Usulan Partai Demokrat agar Aburizal Bakrie dicopot sebagai Ketua Harian Setgab Partai Koalisi, dinilai ada benarnya. Seharusnya agar tidak ada yang merasa superior dalam koalisi, Setgab harus dipimpin ketua umum partai terbesar.
TK pernah menjuluki SBY sebagai jenderal cengeng. SBY kemudian membalas dengan mempecundangi Mega dalam Pilpres. Lantas TK nyaring beroposisi pada SBY. Namun kemudian SBY dan TK justru makin mesra.
Menteri Agama Suryadharma Ali mempertanyakan usulan politisi Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, agar Menag diisi dari kalangan profesional. Suryadharma menegaskan tidak pernah usil dengan Golkar.
Elit Partai Demokrat terus menyerukan Golkar dan PKS masih terancam reshuffle kabinet. Menanggapi hal itu, dua partai tersebut menegaskan siap digusur dari kabinet.
Partai Gerindra mengaku, sikapnya mendukung penolakan hak angket pajak di DPR sebagai bentuk sedekah kepada Partai Demokrat. Gerindra memastikan dukungan itu bukan untuk mendapatkan keuntungan apa pun.
Demokrat menyerahkan sepenuhnya urusan reshuffle kabinet kepada Presiden SBY. Demokrat lebih berkonsentrasi untuk membuat koalisi lebih mantap baik lahir maupun batin. Yakin bisa?
Desakan partai koalisi agar Presiden SBY mengeluarkan Golkar dan PKS dari koalisi sangat deras. Namun Presiden SBY memilih mempertahankan Golkar dan kemungkinan juga PKS di koalisi. SBY dinilai dalam posisi sulit, antara ketegasan dan kepentingan.
Jubir Partai Demokrat Ruhut Sitompul kembali menebar ancaman akan terjadinya reshuffle kabinet. Ia menyebut sejumlah menteri dari Golkar dan PKS akan dihapus dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.