Kelompok Hamas mengungkapkan bahwa Israel memberikan respons negatif terhadap proposal gencatan senjata terbaru di Jalur Gaza yang diusulkan kelompoknya.
Perang di Gaza, Palestina, telah berlangsung hampir 6 bulan. Kini, Hamas memberikan proposal gencatan senjata permanen di Gaza yang terbagi dalam tiga tahap.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memastikan warga sipil yang berada di Jalur Gaza selatan sudah pergi sebelum pasukannya menyerang Rafah.
Seruan ini disampaikan untuk merespons rencana serangan darat Israel terhadap kota Rafah, yang menjadi tempat perlindungan pengungsi sipil di Jalur Gaza.
Dewan Keamanan PBB akan menggelar voting terhadap draf resolusi terbaru yang menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, meskipun ada ancaman veto dari AS.
Presiden Kolombia Gustavo Petro menangguhkan pembelian senjata Israel setelah lebih dari 100 warga Gaza tewas ditembaki pasukan Tel Aviv saat memburu bantuan.