Amerika Serikat berencana untuk bekerja sama dengan militer Nigeria guna membantu memerangi ancaman kelompok Boko Haram yang melancarkan aksi-aksi kekerasan di negeri itu.
Nigeria mencabut izin maskapai penerbangan komersial Dana Air setelah salah satu pesawatnya jatuh di Lagos hari Minggu menewaskan lebih dari 150 orang.
"Kita akan tunggu pilihan dari keluarga, apa pun pilihan keluarga kita akan berikan bantuan. Apa pun yang dibutuhkan keluarga akan kita bantu," Menlu Marty Natalegawa.
Tim penyelamat memastikan korban tewas jatuhnya pesawat Dana Air di Nigeria bertambah menjadi 157 orang. Empat korban tewas lainnya merupakan warga penghuni pemukiman yang ditabrak pesawat tersebut.
Tragedi pesawat Dana Air yang jatuh menabrak gedung di Lagos, Nigeria, melahirkan simpati banyak pihak. Tak terkecuali pemerintah AS yang menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban.
Keluarga Widyo Utomo akan dites DNA. Pihak Kemlu menegaskan, tes itu dilakukan menyusul proses evakuasi korban pesawat Dana Air yang sudah selesai dilakukan.
Berdasarkan informasi pihak keluarga yang ada di Nigeria, potongan jasad Widyo sudah ditemukan. Untuk memastikannya, perlu pencocokan tes DNA. "Kita sudah mengirimkan potongan rambut untuk dites DNA nanti ke Jakarta," terang ibu Widyo, Nanik Sukarni.
Sebelum jatuh menabrak gedung dua lantai di Lagos, Nigeria, pesawat Dana Air mengalami masalah mesin. Dilaporkan kedua mesin pesawat tersebut tiba-tiba mati saat mengudara.
Dua hari sebelum kejadian, ibu Widyo, Nanik Sukarni, selalu telat untuk salat Subuh. Lalu, saat Widyo hendak berangkat, Nanik memeluk sangat erat Widyo. "Padahal biasanya tidak seperti itu," ungkapnya.