Protes kalangan pengusaha terhadap perhitungan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tak melulu mendapat dukungan. Protes itu dinilai hanya akal-akalan pengusaha untuk minta subsidi dan melakukan PHK.
Ratusan buruh tergabung berbagai elemen diantaranya Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) menggelar unjuk rasa. Mereka menuntut penghapusan UU No 2 Tahun 2004 tentang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang dinilai merugikan buruh.
Lalu, bagaimana dengan budaya malu di Indonesia sendiri? Pantaslah bagi kita semua untuk bertanya kembali kepada bangsa ini seraya merefleksi diri. Masihkah ada "budaya malu" yang ada di celah hati bangsa kita?
Sebanyak 20 orang anggota SPM Grand Aquila Bandung (SPM GAB) kembali melakukan aksi turun ke jalan .Pada aksi kali ini, mereka menggandeng berbagai organisasi buruh lainnya.
Buruh PTCWS yang protes tidak memiliki status kekaryawanan. Para pekerja merupakan karyawan PT SMM yang ditempatkan/dikaryakan di PTCWS berdasarkan PKS-PTKJW.
Perdagangan bebas dengan masuknya berbagai macam barang produk dari Cina mendapat protes dari Serikat Pekerja Nasional. Mereka takut produk Indonesia kalah bersaing.
Sudah saatnya pemerintah harus mulai membuka mata maupun mata hati bagi para pahlawan devisa yang mayoritas para perempuan Indonesia ini. Belajarlah dari Filipina dalam penanganan buruh migran.
9 TKI digebuki petugas keamanan KJRI di Hong Kong. Gara-garanya, mereka menggelar spanduk 'Stop Underpayment' saat Menakertrans Erman Suparno bertemu buruh migran di Gedung Queen Elizabeth, Hong Kong.
Aksi mogok para sopir kontainer menentang lonjakan harga BBM membuat aktivitas pelabuhan di Korsel lumpuh. Perdagangan senilai US$ 5 miliar pun menguap.