Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah memastikan kursi Menpora akan tetap menjadi milik Demokrat. Tapi soal siapa pengganti Andi Mallarangeng yang undur diri, Demokrat belum melakukan pembahasan.
Fraksi Partai Demokrat mulai bergerak mengambil langkah persiapan untuk pemilu 2014, salah satunya adalah mempersiapkan calon anggota legislatif. Saat ini 90 persen anggota Fraksi PD dipastikan akan mencalonkan diri lagi dalam Pileg 2014.
Dewan Pertimbangan Partai Golkar punya pikiran berbeda dengan DPP Partai Golkar mengenai kesediaan menampung kembali Ruhut Sitompoel. Sejauh ini sama sekali tidak ada rencana Partai Golkar merekrut mantan politisinya tersebut.
"Kita percaya Demokrat sudah menyiapkan kader yang muda dan mumpuni untuk menempati pos menpora untuk menyelesaikan masalah-masalah kepemudaan terutama PSSI," kata Bima Aria.
"Ini politik, tidak ada yang pasti. Namun secara etika (Menpora) ini adalah jatahnya Partai Demokrat, jadi tentunya harus dari Partai Demokrat," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman.
Penetapan status tersangka terhadap Andi Mallarangeng tentu berimbas negatif bagi Partai Demokrat. Perkara dugaan korupsi yang melibatkan Andi makin menambah beban partai.
Waketum Partai Demokrat Max Sopacua merespon keras sikap Partai Golkar yang mengusulkan nama-nama calon pengisi kekosongan kursi Menpora yang ditinggalkan Andi Mallarangeng. Max menegaskan kursi Menpora kapling PD.
Setelah Andi Mallarangeng mengundurkan diri dari Menteri Pemuda dan Olahraga, nama-nama calon penggantinya mulai santer dibicarakan. Sejumlah nama sudah muncul ke permukaan.
Golkar memang mengaku tak akan aktif menyodorkan nama calon Menpora pengganti Andi Mallarangeng kepada Presiden SBY. Namun, jika diminta, Golkar sudah menyiapkan satu nama, yaitu Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa.