Sekelompok pria tak dikenal mengemudikan mobil hingga ke halaman gedung pemerintah di Xinjiang, China dan meledakkan peledak. Sedikitnya satu orang tewas.
Keluarga berniat mengambil jenazah Ramlan Butarbutar, 'kapten' perampokan dan pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Mereka ingin segera memakamkan Ramlan.
Ramlan Butarbutar, 'kapten' perampokan di Pulomas, tewas kehabisan darah setelah ditembak kakinya oleh polisi. Ramlan ditembak karena melawan dengan pedang.
Badan kekar dan tato banyak tak membuat Erwin 'kebal' dari rasa sakit gara-gara ditembak polisi. Perampok Pulomas ini mengerang kesakitan saat dirawat di RS.