Pertemuan yang sangat dinanti antara Presiden China dan Rusia di Uzbekistan terjadi saat kedua negara berniat meningkatkan hubungan mereka dengan Asia Tengah.
Pihak korban Tragedi Kanjuruhan mendesak Komnas HAM membuka kembali penyelidikan dugaan pelanggaran HAM berat dalam peristiwa yang menewaskan 135 orang itu.