Guna optimalisasi penerimaan pajak sejalan kenaikan harga minyak dunia, Direktorat Jenderal Pajak menargetkan peningkatan jumlah wajib pajak (WP) yang semula 3,5 juta menjadi 10 juta paling lambat pada 20 Oktober 2005.
Departemen Perdagangan, Departemen Keuangan dan Departemen Perindustrian kembali memperbarui nota kesepahaman (MoU) pertukaran dokumen atau data secara elektronik.
Realisasi penerimaan negara dari sektor pajak hingga 15 Agustus 2005 mencapai Rp 168,7 triliun. Angka itu berarti meningkat 132 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Untuk mewujudkan sistim kependudukan nasional dengan nomor identitas tunggal (single identtiy number-SIN), tidak bisa asal jiplak dari negara lain. Dan perlu dibuat database relasionalnya terlebih dulu.