Ketua Dewan Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DI Yogyakarta Sukamto meminta DPP PKS kompak soal capres dan cawpres. Isu perpecahan antara Presiden PKS Tifatul Sembiring dan Sekjen DPP PKS Anis Matta hanya akan membuat PKS semakin lemah.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus bermanuver. Setelah menimang Jusuf Kalla (JK) untuk dipasangkan dengan Hidayat Nur Wahid, PKS justru mendekati Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Alasannya PKS masih meragukan JK.
Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta membantah keras isu perpecahan di tubuh PKS. Menurut Anis hingga saat ini PKS adalah partai yang paling solid.
Ketum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) telah bertemu dengan eks Presiden PKS Hidayat Nur Wahid pada Kamis 26 Februari 2009. Namun, PKS hingga kini masih ragu untuk menduetkan JK-Hidayat.
Ketua DPP PKS Bidang Kesra Mushalli membantah partainya sedang mengalami masa-masa sulit akibat perpecahan dua kubu. Yang benar, lanjutnya, PKS sedang mengalami dinamika politik yang masih wajar dalam dunia politik.
Kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) ke Kantor DPP PKS beberapa waktu lalu tidak dihadiri Sekjen DPP PKS Anis Matta. Ada kabar PKS terbelah menjadi 2 kubu antara Presiden PKS Tifatul Sembiring dan Anis Matta yang dipicu mengenai rebutan pengaruh mengenai capres dan cawapres 2009. Benarkah?
Selama ini PKS dinilai sebagai satu-satunya parpol besar yang tetap kompak. Namun, isu perpecahan juga menerpa. Ada kubu Sekjen PKS Anis Matta dan Tifatul Sembiring.
Kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla ke kantor DPP PKS ternyata tidak memastikan adanya koalisi di antara kedua kubu di Pemilu 2009. Sebaliknya, PKS ternyata masih menyimpan sejumlah kekhawatiran terhadap Kalla.