Agustinus Wibowo traveling ke Suriname untuk mencari nasionalisme diaspora. Sejumlah hal lain membuat dia terkesan, termasuk fakta Suriname yang kosmopolitan.
Seorang perempuan pimpinan kelompok antiaborsi dituduh sebagai pengunggah identitas korban. Dia memimpin demo untuk mencegah proses aborsi di rumah sakit.