Akhirnya surat Nazaruddin yang ditujukan kepada Presiden SBY berbuah hasil. Meski sempat tidak menggubris surat Nazar, namun ternyata orang nomor satu di negeri ini tersebut akhirnya membalas surat permohonan Nazaruddin itu.
Di sela-sela acara berbuka puasa bersama jajaran Partai Demokrat, sempat disinggung surat balasan untuk Nazaruddin. Salinan surat yang dikirim atas nama Presiden RI itu dibacakan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengundang para politisi PD berbuka puasa bersama. Seperti tahun lalu acara digelar di pendopo kediaman pribadi SBY di Cikeas, Bogor.
Tersangka KPK dalam suap kasus wisma atlet di Kemenpora, M Nazaruddin sudah tertangkap di Kolombia. Tak mudah mencari Nazaruddin yang licin. Dia dikabarkan kabur ke sejumlah negara mulai Asia Tenggara sampai Amerika Latin.
"Bapak Presiden ada agenda intern. Karena sifatnya intern jadi saya tidak bisa menjelaskan secara detil," kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri, Julian Aldrin Pasha.
"Saudara Nazaruddin, kembalilah ke Indonesia," begitu pinta Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) yang juga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Permintaan ini telah disampaikan SBY untuk kedua kalinya.
SBY seolah-olah lupa bahwa keberhasilannya terpilih sebagai presiden hingga dua periode tidak terlepas dari peran media massa. Anggota Komisi I DPR Teguh Juwarno menyayangkan pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono yang cenderung menyalahkan media massa terkait persoalan yang dihadapi Partai Demokrat