Lakon yang ditulis oleh sutradara Teater Koma Nano Riantiarno itu sarat dengan isu politik dan kondisi sosial yang terjadi di masyarakat. Bagaimana ceritanya?
Elah, perempuan yang mengajari belasan remaja di Sumedang salat menghadap matahari, telah angkat kaki dari rumahnya. 'Markas' Elah kini terkunci dan sepi.