Ada kabar baik dari Jubir KKP. Vietnam dinyatakan lempar handuk, karena ekspor benih lobster (benur) disetop. Jadi Vietnam akan investasi di Indonesia.
Tumpukan uang senilai Rp 52,3 miliar disita penyidik yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap dalam pemberian izin ekspor benih lobster atau benur.
KPK menyita uang tunai Rp 52,3 miliar yang diduga berasal dari para eksportir terkait perkara dugaan suap dalam perizinan ekspor benih lobster (benur).
KPK tancap gas menyita beragam aset yang berkaitan dengan perkara dugaan suap dalam perizinan ekspor benur. Saksi-saksi yang diduga mengetahui mulai dipetakan.
KPK menyita rumah eks stafsus Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misanta, yang juga tersangka suap ekspor benur. Rumah Andreau yang disita berada di Cilandak.
Selain menyita, KPK menggeledah rumah eks stafsus Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misanta, di Cilandak. KPK membawa 3 koper setelah menggeledah rumah Andreau.