Daerah bahaya Gunung Merapi diperluas menjadi 20 km. Hal ini karena aktivitas Gunung Merapi yang meningkat. Asap awan panas Gunung Merapi pada Jumat pagi ini mengarah ke Barat Daya dan radius hujan pasir mencapai 15 km.
Korban tewas akibat letusan Gunung Merapi terus bertambah. Hingga saat ini RS Sardjito sedang melakukan identifikasi terhadap 13 korban tewas yang semuanya berasal dari dusun Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.
Penerbangan Lion Air rute Jakarta menuju Yogjakarta tertunda karena Gunung Merapi semakin mengganas. Hingga pagi ini para penumpang masih bertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.
Sebelum diperluas hingga 20 km, daerah rawan Gunung Merapi ditetapkan sejauh 15 km. Namun ternyata, rumah-rumah yang terletak 17 km dari puncak Merapi juga ikut diterjang awan panas. Penghuninya mengalami luka-luka bakar bahkan ada yang tewas.
Korban tewas akibat letusan Gunung Merapi semalam terus bertambah. Sampai saat ini, RS Sardjito sedang mengidentifikasi 10 jenazah korban yang tewas dengan luka bakar.
Jumlah pengungsi letusan Gunung Merapi di kawasan Sleman, Yogyakarta, yang mengalami luka bakar terus meningkat. Hingga pukul 05.45 WIB tercatat 40 orang dirawat di di RS Sardjito. Beberapa orang diantaranya mengalami luka cukup parah.
Sebanyak tujuh orang warga saat ini masih bertahan di lereng Gunung Merapi di daerah Boyolali. Mereka enggan mengungsi karena merasa aman terlindung oleh pohon 'dewa'.
Sejumlah kecelakaan terjadi karena guyuran hujan abu letusan Gunung Merapi sampai ke kota Yogyakarta. Hal ini disebabkan jalan licin karena hujan abu yang cukup pekat bercampur dengan gerimis.