Mayoritas yang divonis hukuman mati adalah pelaku kejahatan narkoba. Beberapa lainnya merupakan pelaku pembunuhan serta pembunuhan disertai pemerkosaan.
Zuraida Hanum berjuang agar lolos dari hukuman mati karena membunuh suaminya, hakim Jamaluddin. Setelah banding kandas di PT Medan, Zuraida ajukan kasasi ke MA.
Umi Pipik mengaku percaya ia akan menemui ajalnya meski tak tahu waktu pastinya. Maka dari itu ia beralasan untuk menyiapkan kain kafan untuk dirinya sendiri.
Polisi menyita senjata tajam, seperti celurit, parang, pedang, dan linggis, dari 12 remaja tersebut. Polisi mengincar geng motor ini karena laporan warga.