Prancis menggelar pemilihan presiden untuk tahun pemerintahan 2022-2027. Namun, tingkat keikutsertaan pemilih tahun ini hanya mencapai angka 65 persen.
Emmanuel Macron ingin jadi presiden Prancis pertama yang terpilih kembali untuk masa jabatan kedua dalam 20 tahun terakhir. Krisis Ukraina menguatkan posisinya.
Bivitri menyatakan pemilu adalah untuk memilih wakil rakyat di parlemen. Namun tidak otomatis memberikan hak ke parlemen untuk membuat presidential threshold.