Selain abon, kios Abon Bu Broto juga menyediakan arem-arem atau lontong untuk sekadar pengganjal perut. Arem-arem berisi daging sapi dan daging ayam dengan rasa original dan rasa pedas.
Banyak orang menjauhi makanan yang satu ini lantaran baunya yang tak sedap. Bentuknya mungil, sederhana, berwarna putih kecoklatan tak menarik mata. Meski begitu tak sedikit yang merindukan si kriuk renyah yang rasanya enak ini!
Dulu tempat ini jadi pusat aneka jajan dan kue kering. Kini sudah menjadi resto yang punya andalan makanan sedap. Sebut saja bandeng kuah asam, nasi timbel, mi tek-tek, bakso campur dan mi ayam yang dijamin enak menggoyang lidah!
Daging kambing yang kenyal lembut ini sangat mudah digigit tak hanya itu, aroma prengus pun tak terlacak sama sekali. Bumbu kecap dan juga potongan cabai rawit, tomat, dan bawang merah jadi pelengkap wajibnya. Sambal nya yang sedikit menggunakan kacang ini bisa menggigit lidah juga loh!
Kuahnya kuning bening dengan sedikit jejak minyaK dan rasa jejak kunyit yang kuat. Taburan daun bawang dan juga bawang goreng menambah harum aroma yang menguap. Isiannya komplet seperti daging, jeroan dan telur pasti jadi teman makan siang yang menyenangkan.
Telur bumbon petis yang rasanya sedikit manis dengan semburat rasa pedas yang kuat jarang sekali di temui di Jakarta. Telur yang di masak dalam bumbu-bumbu rempah komplit menjadikannya enak. Hati-hati dengan 'ranjau' bisa-bisa Anda tersengat dengan pedasnya!
Sebuah penggalan puisi “Susu Tuba” karya Jaid Saidi, yang juga dibacakan penyairnya saat kampanye Mega-Pro yang bertajuk sedekah kampung di Kedatuan, 11 Ulu, Palembang, Sabtu (27/06/2009) sore hingga malam.
Ketua Tim Pemenangan Megawati-Prabowo Provinsi Sumatera Selatan, Romi Herton, menargetkan Sumsel setidaknya mampu menyumbang 40 persen suara pada 8 Juli 2009 mendatang.