General Motors (GM) akan menutup pabriknya di Pondok Ungu, Bekasi, yang sejak tahun 2013 lalu memproduksi Chevrolet Spin. Namun tenaga penjualan Chevrolet hingga kini masih aktif menawarkan MPV tersebut.
GM harus menerima pil pahit ketatnya persaingan mobil MPV di Indonesia. Mobil yang selama ini mereka andalkan, Chevy Spin harus mereka hentikan produksinya di pertengahan tahun ini.
Pabrik General Motors (GM) Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi yang memproduksi Multi Purpose Vehicle (MPV) Chevrolet Spin akan ditutup akhir Juni 2015. Di pabrik itu, sedikitnya ada 500 pekerja yang belum tahu kejelasannya seperti apa.
Pabrik General Motors (GM) Indonesia yang berada di Pondok Ungu, Bekasi digunakan untuk memproduksi Multi Purpose Vehicle (MPV) Chevrolet Spin. Meski sudah diumumkan akah ditutup pada akhir Juni 2015, tapi proses produksi Spin dikabarkan masih tetap bergulir.
Seperti halnya mobil baru, komposisi penjualan mobil bekas saat ini masih didominasi oleh mobil-mobil seperti Toyota Avanza, Kijang Innova serta Daihatsu Xenia. Setelah memiliki mobil MPV, baru kemudian keluarga Indonesia memilih mobil lain sebagai mobil kedua.
Setelah pabrik Chevrolet Spin tutup, General Motors (GM) kembali akan memiliki pabrik baru di Indonesia. Namun kali ini, GM akan menggandeng pabrikan asal Tiongkok, SAIC-Wuling untuk memproduksi model Multi Purpose Vehicle (MPV) baru.
GM menyetop produksi mobil Chevrolet Spin di Indonesia. GM kini punya niat untuk membangun pabrik mobil yang bekerja sama dengan pabrikan Tiongkok, Wuling.
General Motors (GM) akan menutup pabriknya di Bekasi, yang memproduksi Chevrolet Spin mulai Juni mendatang. Pabrikan asal Amerika Serikat mengakui telah keliru masuk ke ceruk pasar multi purpose vehicle yang telah dikuasai oleh pabrikan Jepang.