Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan udara Israel sudah menargetkan rumah sakit Al Shifa, serta RS anak-anak Al-Rantisi dan Al-Nasr.
Sayap bersenjata kelompok Jihad Islam yang bermarkas di Jalur Gaza menyatakan siap membebaskan dua sandera Israel, yang ditahan sejak serangan 7 Oktober lalu.
Pasukan AS di Irak menjadi target tiga serangan sekaligus dalam sehari, saat serangan terhadap aset-aset AS semakin meningkat sejak perang pecah di Gaza.
Tas serut bertulisan 'Merry HAM-MAS' memicu protes karena dianggap mirip dengan nama kelompok perlawanan Palestina Hamas. Produk tersebut akhirnya ditarik.
Inggris menolak pendudukan jangka panjang di Gaza oleh pasukan Israel. Inggris ingin segera melihat transisi menuju kepemimpinan sipil Palestina yang damai.