Kemacetan parah di Tol JORR mulai bisa diatasi dengan sistem buka tutup truk yang dilakukan pengelola Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) di Cikunir KM 42. Para pengguna jalan mengapresiasi hal tersebut.
Sudah dua hari sistem buka tutup untuk truk di Cikunir KM 43 dilakukan oleh pengelola Tol JORR PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ). Uji coba ini dinilai cukup efektif untuk mengurangi kemacetan.
Sudah dua hari sistem buka tutup untuk truk di Cikunir KM 43 dilakukan oleh pengelola Tol JORR yakni PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ). Uji coba ini dinilai cukup efektif untuk mengurangi kemacetan.
Pengelola Tol JORR hari ini melakukan uji coba sistem buka tutup truk di Cikunir untuk urai kemacetan. Para pengendara yang lewat Tol JORR berharap sistem ini bisa terus dilajutkan.
Sebagian besar pengguna Tol JORR mengatakan penyebab kemacetan parah di tol karena banyaknya truk besar yang masuk tol pada jam sibuk. Namun menurut pengamat kebijakan publik Agus Pambagio, kemacetan yang terjadi di JORR karena meningkatnya volume kendaraan pribadi.
Ditjen Pajak membatalkan 2 aturan yang sudah diterbitkannya awal tahun ini. Padahal, aturan tersebut awalnya dibuat sebagai salah satu cara mencapai target setoran pajak hampir Rp 1.300 triliun pada 2015.
WIKA membukukan laba bersih Rp 615,18 miliar di 2014, naik 7,94% dibanding tahun 2013 sebesar Rp 569,94 miliar. Naiknya laba didorong oleh pertumbuhan penjualan Perseroan.
Enam Ruas Tol Dalam Kota (Dalkot) dibuat sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Ahok menargetkan pembangunan 2 ruas tol ini bisa selesai tahun 2018.