Di Athena namanya "Malaikat Yunani", di Werder Bremen dia hanya disapa dengan "Harry", tetapi, Angelos Charisteas kini dikenal sebagai "Pahlawan Yunani".
Anak Bawang menjadi Hercules. Itulah penggambaran yang tepat untuk Yunani. Tim ini meraih gelar Juara Eropa untuk pertama kalinya, menang 1-0 atas Portugal.
Atas kelakuan buruknya dengan insiden meludah, Francesco Totti kini sibuk mencari kesempatan untuk minta maaf kepada Christian Poulsen yang diludahinya. Sebelumnya, ia pun berdoa di depan patung Bunda Maria.
Pasti tidak sembarangan tuan rumah memilih Stadion Luz di Lisbon untuk menggelar pertandingan final. Berkah dari skenario yang dirancang itu tinggal selangkah lagi tercapai.
Hari ini Amerika Serikat merayakan hari kemerdekaannya. Hari ini Portugal atau Yunani juga bakal menorehkan kejayaan sebagai penguasa Eropa. Semoga tak antiklimaks.
Liga Italia mengemukakkan format Coppa Italia 2004/05. Pertarungan antar tim tiga kasta (Seri A, B, dan C1) itu akan dimulai 14 Agustus 2004 dan berakhir 15 Juni 2005.
Bek Yunani Michalis Kapsis diragukan tampil di final melawan Portugal karena cedera lutut. Sementara striker Demis Nikolaidis pastik tidak akan diturunkan Otto Rehhagel.