Saham perusahaan tambang tanah jarang dan mineral penting Amerika Serikat (AS) melonjak pada Kamis (9/10). Kondisi ini terjadi setelah China memperketat ekspor.
China bakal membuat pabrik super satelit yang mampu memproduksi 1.000 unit per tahunnya. Pabrik ini akan jadi saingan Starlink milik miliarder Elon Musk.
Kepanikan melanda pemegang visa H-1B asal India dan China setelah Trump memberlakukan biaya visa baru. Banyak yang terpaksa membatalkan perjalanan ke AS.
Mantan Bos Google Eric Schmidt punya rencana besar di perusahaan barunya, yaitu mau mengeksplorasi kemungkinan untuk membuat data center di orbit Bumi.