Kasus AKP Rony Pasaribu yang menembak bawahannya Briptu Nurhidayat di Hotel Asmat, Papua, telah mencoreng citra institusi polisi. Kapolri diminta lebih tegas.
Agung Laksono sangat menyesali tragedi penembakan di Polres Merauke yang dilakukan mantan Kasatlantas AKP Rony Pasaribu kepada eks anak buahnya. Polri diminta instrospeksi.
Sejumlah karangan bunga mulai berdatangan ke rumah mendiang AKP Rony Pasaribu. Namun tak ada satu pun karangan bunga yang berasal dari kalangan kepolisian.
Motif AKP Rony menembak Briptu Hidayat lalu bunuh diri masih gelap. Ada selentingan yang menyebutkan keduanya merupakan pasangan homo. Apalagi mereka tewas di hotel.
Meski usianya sudah berkepala tiga, AKP Rony Pasaribu masih betah membujang. Rony tewas bunuh diri setelah menembak rekannya, juga merupakan anak emas keluarganya.
Keluarga AKP Rony Pasaribu masih bersikap tertutup kepada wartawan. Mereka belum bersedia dimintai komentar seputar kasus penembakan yang dilakukan Rony.
Seratusan pelayat sudah berdatangan ke rumah AKP Rony Pasaribu di Jl Amaliun No 11, Medan, Sumatera Utara. Suasana duka sangat terasa di rumah tersebut.