Polisi masih menyelidiki oknum polisi yang melepaskan tembakan kepada petugas pengamanan jalur TransJakarta yang sedang mensterilkan jalan. Manajemen bus TransJ meralat pernyataan bahwa kendaraan yang dikawal oleh petugas polisi tesebut milik perusahaan Securicor.
Meski korban mengaku dianiaya aparat pengamanan Presiden SBY, namun polisi menyimpulkan luka yang dialami Sulung Hadi Sukmawan (25) diakibatkan kecelakaan tunggal saat melintas di Jalan Tanimbar, Kota Malang.
Seorang polisi pengawal mobil Securicor marah-marah setelah diberhentikan oleh petugas BLU TransJ, Rocky, gara-gara menyerobot jalur TransJ Koridor IV. Ia mengancam membunuh Rocky lalu melepaskan tembakan ke udara. Dor...!
Polisi menyatakan terlalu dini apabila peristiwa yang menimpa Sulung Hadi Sukmawan merupakan kasus penganiayaan atau tindakan arogansi petugas yang mengamankan Ring II saat kunjungan kerja Presiden SBY.
Kekerasan yang dialami Sulung Hadi Sukmawan akhirnya dilaporkan ke Polres Malang Kota. Saat melapor, polisi sempat meragukan keterangan saksi mata yang melihat Sulung dipukul aparat berseragam.
Sulung Dwi Sukmawan (25) dinilai bersalah. Kepala Penerangan Korem 083 Baladhika Jaya Mayor Arwan menyatakan Sulung melanggar kawasan steril terkait pengamanan Presiden SBY di Malang.
Kekerasan yang menimpa Sulung Dwi Sukmawan (25) disesalkan. Ayah Sulung pun akan membawa kasus penganiayaan yang diduga dilakukan aparat pengamanan Presiden SBY ke jalur hukum.