Bandar judi beromset Rp 1,6 miliar sekali putaran atau sekitar Rp 32 miliar per bulan dibekuk. Untuk mengelabuhi petugas, sang bandar membuat bungker sebagai tempat operasional judi togel (tasio).
Judi rupanya masih marak di Surabaya. Setelah melakukan operasi, 12 penjudi diamankan polisi. Mereka diamankan dari 12 lokasi penangkapan yang berbeda dan menyita berbagai macam barang bukti.
Ingin mencari penghasilan tambahan, seorang pekerja teknisi AC di kawasan Krembangan menjadi pegepul judi toto gelap (togel). Kerja sampingan itu membuat Nurianto (29) berurusan dengan polisi.
Setelah 5 tahun beroperasi, sindikat judi beromzet Rp 1 miliar se-Pulau Jawa berhasil diringkus. Mereka digerebek saat sedang online atau merekap data di rumah salah satu pelaku.
Lagi-lagi faktor ekonomi dijadikan alasan untuk berjualan toto gelap (togel). Bapak empat anak yang kesehariannya bekerja sebagai penarik becak itu meringkuk di sel setelah tertangkap tangan berjualan togel.
Saudara-saudara sekalian, ini saatnya kita bertaruh: Berani atau tidak berani Kabareskrim yang baru Inspektur Jenderal Ito Sumardi memeriksa Susno Duadji?
Bandar dan pengepul judi toto gelap (togel) tersebar di beberapa kota di Jatim, 4 diantaranya ibu rumah tangga dibekuk. Omset judi togel sekali putaran mencapai Rp 20-Rp 100 juta.
Pengepul judi toto gelap tak hanya didominasi kaum hawa saja. Dua ibu rumah tangga asal Malang menjadi pengepul judi togel dan sama-sama mempunyai anak buah untuk melancarkan bisnis haramnya itu.