Beberapa waktu lalu Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri bertemu para investor di London, Inggris, saat itu Chatib ditanya soal siapa pemenang dalam Pilpres.
Pemerintah optimistis nilai tukar rupiah kembali menguat atas dolar AS dan mencapai asumsi pada APBN Perubahan 2014 Rp 11.600/US$. Meski dolar sempat menyentuh Rp 12.000.
Pemerintah perlu menerapkan kebijakan khusus dalam mengantisipasi kenaikan subsidi BBM. Tanpa kebijakan yang tegas, APBN akan terus terbebani akibat pembengkakan subsidi.
Opsi menaikkan harga BBM bersubsidi untuk mengurangi beban anggaran negara merupakan pekerjaan rumah besar bagi calon pemimpin baru, entah itu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa atau Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Chatib memperkirakan, nilai tukar rupiah pada 2015 akan bertengger di level Rp 11.500-12.000 per dolar AS. Sementara Agus memperkirakan di kisaran Rp 11.900-12.100 per dolar AS.