"Tidak benar apa yang dinyatakan oleh KH Said Aqil Siroj bahwa Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, dipegang oleh orang NU," demikian pernyataan pengurus MASK.
Pernyataan KH Said Aqil jadi kontroversi. Meski begitu, Said Aqil tak surut. Dia menjelaskan lebih jauh soal ucapannya 'imam, khatib, KUA, Menag harus dari NU'.
Ketum PBNU Said Aqil Siradj memilih 'tak ambil pusing' terkait banyaknya orang yang marah terkait pernyataanya soal 'imam masjid dan khatib harus dari NU'.
"Kalau imamnya bukan dari NU, dikhawatirkan radikal khotbahnya, provokasi, mencaci maki," kata Said Aqil menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Bidakara, Jaksel.
"Pak Aqil katanya selama ini dikenal aktivis pluralis. Tapi aneh, untuk ngurus masjid, imam, khatib, dan KUA, dia tidak pluralis, semua harus NU," kata Sodik.