Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan, Karen Agustiawan tetap menjadi Dirut Pertamina. Karena Pertamina mencatatkan laba terbesar sepanjang sejarah di tahun lalu.
Menteri BUMN Dahlan Iskan memuji kinerja Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan selama masa jabatannya. Ia juga optimis target yang dipatok tahun ini bisa dicapai.
Pertamina mencatat kerugian sebesar US$ 470 juta atau sekitar Rp 4,4 triliun karena menjual rugi produk elpiji non subsidi (12 Kg) dan BBM Subsidi pada 2012.
Masa jabatan Karen Agustiawan sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) bakal habis Maret 2013. Sampai saat ini pemerintah belum menentukan nama baru Dirut Pertamina.
Dua perusahaan BUMN, Pertamina dan BRI turut membantu pembangunan kawasan di perbatasan Indonesia yang telah dilakukan TNI Angkatan Darat (TNI AD). Bantuan itu senilai Rp 68 miliar dan berbagai bentuk bantuan lain.