Aksi jual saham Bumi Resources (BUMI) kembali membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak berdaya. Bumi kembali membuat pasar saham dalam negeri merah.
Pasar saham dalam negeri ditutup di wilayah negatif karena aksi jual yang tinggi di saham energi terutama saham Bumi Resources. Pelaku pasar belum berani ambil posisi beli karena gejolak pasar yang fluktuatif.
Saham Bumi Resources mengalami tekanan jual yang besar di perdagangan sesi siang ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 30 poin lebih. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (10/9/2008) IHSG anjlok 31,443 poin (1,38%) menjadi 2.254,583.
Dua saham telekomunikasi Telkom dan Indosat memotori kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Di tengah belum stabilnya pasar global, pembelian selektif investor mengantar IHSG ke teritori positif.
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan yang lumayan pada sesi siang Rabu ini. Positifnya bursa regional dan turunnya harga minyak di USD 136 per barel membuat pasar finansial dalam negeri ikut terangkat.
Penurunan yang tajam saham-saham energi terutama Bumi Resources dan PGN memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan. Pelaku pasar melepas saham-saham energi untuk mencari keuntungan karena selama ini kenaikannya dinilai sudah cukup tinggi.