Ombudsman mengungkapkan implementasi pemanfaatan biomassa melalui skema co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), belum optimal dan belum merata.
Dirjen Mineral dan Batu Bara Tri Winarno menyampaikan kebijakan impor bijih nikel tidak perlu dikhawatirkan karena untuk mendukung industri dalam negeri.
Pemerintah targetkan lifting migas 610 ribu barel/hari di APBN 2026, naik dari 605 ribu barel. Produksi diharapkan mencapai 1 juta barel/hari pada 2030.
Pemerintah membidik target lifting minyak pada 2026 sebesar 610 ribu barel per hari. Angka ini naik dari target tahun lalu sebesar 605 ribu barel per hari.