Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo sempat menyebut pendemo di acara KAMI Jatim sebagai demonstran bayaran. Lalu ada pengakuan bahwa mereka dibayar Rp 100 ribu.
Laode Syarif menilai seharusnya pimpinan KPK berempati terhadap situasi bangsa akibat pandemi COVID-19. Anggaran mobil dinas tak menunjukkan empati ke publik.