Kepala BSSN Hinsa Siburian menyinggung terkait serangan siber ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDN). Dia merasa prihatin atas gangguan tersebut.
Hasil analisis forensik BSSN menemukan adanya upaya penonaktifkan Windows Defender di PDNS 2. Kok pusat data penting menggunakan software bawaan Windows sih?
Rumor menyeruak di media sosial menyebut bahwa ada peran orang dalam serangan ransomware di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya. Benarkah?
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan nasib data pengguna Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang tumbang usai mendapat serangan siber.