Pemerintah Korea Utara (Korut) hari ini menawarkan untuk melakukan dialog dengan Korea Selatan (Korsel) pada akhir Januari atau awal Februari mendatang. Tawaran Pyongyang ini merupakan sinyal konsiliasi terbaru setelah ketegangan antara kedua Korea itu memuncak belakangan ini.
Tahun 2014 memang masih tiga tahun lagi. Akan tetapi perbincangan mengenai capres yang akan diusung oleh parpol pada pemilu yang akan datang akhir-akhir ini menyeruak di ruang wacana publik.
Pemerintah Korea Selatan (Korsel) tidak menghiraukan tawaran Korea Utara (Korut) untuk melakukan dialog tanpa syarat guna meredakan ketegangan. Menurut Seoul, tawaran tersebut hanya propaganda yang tak perlu ditanggapi serius.
Korea utara menyambut terbuka ajakan Presiden Korea Selatan Lee Myun Bak untuk melakukan perundingan damai. Namun Korut hanya mau bernegosiasi dalam kondisi 'tanpa syarat'.
Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak menyatakan pihaknya membuka diri untuk digelarnya sebuah dialog dengan Korea Utara. Kedua negara itu terlibat ketegangan hampir setahun ini.
Korea Utara (Korut) menghabiskan lebih dari US$ 150 juta untuk membangun kantor baru dan sebuah vila mewah untuk Kim Jong Un. Hal ini dilakukan pemerintah Korea Utara di tengah masyarakat yang kelaparan.