Lebih dari selusin bom mobil yang diduga dilakukan oleh milisi Al Qaeda diledakkan di Irak menewaskan sedikitinya 53 orang. Serangkaian ledakan ini terjadi justru beberapa hari sebelum berakhirnya misi militer Amerika Serikat (AS) di Irak.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam keras aksi bom bunuh diri di Baghdad, Irak yang menewaskan 59 orang. Ledakan ini diduga dilakukan oleh kelompok militan Al Qaeda.
Peristiwa ledakan demi ledakan di Irak terus terjadi meskipun memasuki bulan Ramadan. Kali ini bom bunuh diri meledak di sebuah pusat rekrutmen tentara di Baghdad, Irak. 59 Orang tewas dalam ledakan ini.
Dugaan ada warga negara Perancis yang terlibat dalam rencana aksi terorisme perlu tindak lanjut yang hati-hati. Pemerintah RI akan berkerjasama dengan Interpol untuk mengusutnya.
Polisi masih terus mengejar WN Prancis yang diduga menjadi penyedia mobil untuk diledakkan pelaku teror. Polisi juga tengah mendalami peran lainnya dari WN Prancis tersebut.