Di tengah serangan modernisasi, desa adat Tenganan Pegeringsingan masih berdiri dengan memegang teguh adat istiadat leluhur sejak abad ke-11. Berprinsip pada budaya keseimbangan, mereka bertahan menjaga kemurnian tradisi mereka.
Di tengah serangan modernisasi, desa adat Tenganan Pegeringsingan masih berdiri dengan memegang teguh adat istiadat leluhur sejak abad ke-11. Berprinsip pada budaya keseimbangan, mereka bertahan menjaga kemurnian tradisi mereka.
Draf RUUK DIY telah diserahkan Kemendagri kepada Setneg. Dalam draf diusulkan, Sultan dan Paku Alam menempati posisi sebagai gubernur utama dan wakil gubernur utama. Karena masih dalam proses, tentunya draf ini belum final.
Entah apa yang membuat dua orang warga adat Suku terasing di Pulau Buru mengamuk tanpa alasan. Akibatnya satu siswa sekolah dan satu anggota DPRD luka terkena serangan senjata tajam.
Adik Sultan HB X, GBPH Prabukusumo, tidak setuju dengan usulan penempatan Sultan dan Paku Alam di atas gubernur. Karena Sultan dan Paku Alam hanya menjadi simbol, dia menilai keduanya hanya seperti macam ompong.
Polemik soal RUU Keistimewaan DIY yang saat ini masih digodok terus bergulir. Sri Sultan Hamengku Bowono X pun menyoal posisi sultan dan Pakualam dalam draf RUU.
Presiden SBY menyatakan, tidak mungkin ada sistem monarki yang bertabrakan baik dengan konstitusi maupun nilai demokrasi. Namun menurut guru besar sejarah UGM, Prof Djoko Suryo, demokrasi tidak harus seragam.