Korban jiwa terus berjatuhan akibat kekerasan pasukan Yaman terhadap para demonstran. Sedikitnya 20 demonstran tewas dalam bentrokan terbaru dengan pasukan Yaman.
Pengadilan Kairo sudah mengeluarkan keputusan untuk menghukum mantan Presiden Mesir Husni Mubarak. Denda yang dijatuhkan bagi Mubarak mencapai USD 90 juta.
Situasi di Yaman semakin memanas. Hal itu membuat Pemerintahan Qatar untuk sementara waktu menghentikan seluruh kegiatan di kantor perwakilannya di Yaman sampai situasi di negara itu benar-benar kondusif.
Situasi keamanan di Yaman kian memburuk. Korban jiwa pun terus berjatuhan dalam pergolakan di negeri itu. Terhitung sejak Senin, sudah 48 orang tewas dalam bentrokan antara pendukung dan penentang Presiden Ali Abdullah Saleh.
Pemerintah Iran meminta pemerintah Yaman untuk menghentikan kekerasan terhadap para demonstran antipemerintah. Iran juga meminta Yaman untuk menghargai tuntutan para demonstran.
Pemerintah AS memerintahkan semua diplomat non-esensial dan anggota keluarga kedutaan untuk meninggalkan Yaman. Warga AS lainnya diimbau untuk pergi dari Yaman dikarenakan memburuknya kondisi keamanan.
Pasukan keamanan Suriah menembakikerumunan orang di pusat kota Homs setelah mereka menghadirai pemakaman demonstran anti-pemerintah. Sedikitnya 5 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Revolusi Mesir berhasil menggulingkan Persiden Mubarak namun belum memberi keadilan bagi para korbannya, kata Amnesty International dalam laporan terbarunya.
Juru sita Pengadilan Negeri Jakarta barat segera akan melakukan eksekusi terkait sengketa kepengurusan Universitas Trisakti. Kegiatan belajar mengajar di kampus itu pun terpaksa diliburkan.