Selebaran 'TKI on Sale' yang beredar di jalan Chow Kit di Malaysia dinilai bisa menjadi bom waktu. Selebaran itu sangat menghina harga diri bangsa Indonesia.
Kantor KPU hari ini kebanjiran tamu. Tamu tersebut berasal dari perwakilan parpol-parpol yang tidak lolos verifikasi administrasi sebagai peserta Pemilu 2014. Maksud dan tujuan mereka mendatangi KPU adalah untuk meminta penjelasan mengenai status parpol mereka yang tidak lolos.
Salah satu parpol yang tidak lolos dalam verifikasi administrasi di KPU, Partai SRI, menyatakan salah satu alasan partai tersebut tak lolos adalah akibat adanya intervensi partai besar. Pengunduran tanggal pengumuman menjadi salah satu indikasi adanya intervensi tersebut.
Partai SRI menjadi salah satu partai yang tidak lolos dalam verifikasi administrasi KPU. Partai SRI menganggap ini merupakan upaya penjegalan terhadap Sri Mulyani yang digadang-gadang akan maju sebagai capres pada 2014.
Partai Damai Sejahtera (PDS) menjadi salah satu partai yang tak lolos dalam verifikasi administrasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka pun merasa perlu untuk mendatangi KPU guna mengetahui alasan ketidaklolosan mereka.
Partai Nasional Republik (Nasrep) tak lolos verifikasi administrasi parpol peserta Pemilu 2014. Hutomo Mandala Putra (Tommy) Soeharto yang memotori partai ini sudah mendengar kabar ini dan sudah pasrah.
Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) muncul ke permukaan dengan simbol sapu lidi dan mendorong capres mantan Menkeu Sri Mulyani yang dikenal bersih. Namun Partai SRI gagal diverifikasi administrasi parpol.
Anggota Dewan Pakar Partai SRI Arbi Sanit menilai Partai SRI memang sudah sejak awal terseok hingga gagal di verifikasi administrasi KPU. Namun peluang capres Partai SRI, Sri Mulyani, melaju ke Pilpres 2014 masih terbuka.