China dituding memenjarakan ribuan warga Uighur di Xinjiang tanpa peradilan. Pemerintah China menepis tudingan itu, namun investigasi BBC menemukan bukti baru.
AS menangkap dan mendakwa seorang warga China yang diduga menjadi mata-mata. Mata-mata China ini didakwa berusaha mencuri rahasia penerbangan dan dirgantara AS.