Dalam suasana Idul Fitri ini terjadi peristiwa berdarah di Bekasi. Seorang jemaat yang menjadi anggota majelis HKBP Pondok Timur Indah, Bekasi menjadi korban penusukan orang tidak dikenal. Peristiwa itu dinilai menodai Idul Fitri.
Reaksi keras Presiden SBY terhadap rencana pembakaran Al Quran dinilai tepat. Sebab hal itu memiliki implikasi global yang berbahaya bagi kehidupan beragama di dunia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpendapat, membakar kitab suci, merusak rumah ibadah, menggunakan pedang, bom dan kekerasan adalah tindakan tidak beradab.
Kerusuhan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah memakan korban tewas dan kerugian materiil. Polisi menaksir jumlah kerugian akibat insiden tersebut mencapai miliaran rupiah.
Kasus pembakaran orang di Tangerang minggu lalu, ternyata hanya gunung es dari ketakutan warga terhadap isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya. Polisi berpendapat itu hanyalah isu. Namun Komnas PA punya data kalau penculikan sadis ini bukan isapan jempol.
Sejumlah pemuka agama Islam di Amerika Serikat mengundang agen-agen FBI ke masjid untuk memberikan perlindungan di rumah ibadah tersebut. Ini dilakukan di tengah meningkatnya aksi vandalisme antimuslim.
Kepolisian Resor Tangerang Kabupaten membenarkan adanya pembakaran orang yang disebabkan isu penculikan anak di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Namun, polisi membantah adanya penculikan di daerah itu.