Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengutuk keras aksi pengeboman di Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia. Obama pun siap membantu Moskow untuk mengatasi aksi teror ini.
Korban tewas akibat ledakan bom di Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia, bertambah lagi empat orang. Total korban tewas akibat ledakan yang merupakan terbesar dalam 16 tahun terakhir di Rusia tersebut menjadi 35 orang.
Setelah sempat ditutup lantaran dibom oleh sekelompok teroris, Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia akhirnya dibuka kembali. Bandara cuma ditutup selama 20 menit.
Ledakan bom yang terjadi di Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia ternyata yang terparah sejak tahun 1994. Pada tahun 1994 silam, puluhan ribu orang tewas dalam perangĀ melawan Chechnya.
Ledakan bom di area kedatangan internasional Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia terdengar sangat keras. Orang-orang di sekitar bandara sontak berlarian dan panik. Diperkirakan bom itu terdiri dari 7 kg TNT.
Ledakan di Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia hampir menelan korban beberapa WNI. Mereka saat itu berada di bandara untuk mengantar salah seorang WNI kembali ke RI.
KBRI di Moskow, Rusia bergerak cepat begitu terjadi peristiwa ledakan bom di Bandara Demodedovo. Pihak KBRI pun mengecek apakah ada WNI yang menjadi korban.
Presiden Rusia Dmitry Medvedev menggelar rapat mendadak tak lama setelah bandara terbesar dan tersibuk di Rusia dibom oleh terduga teroris. Medvedev berjanji akan menyelidiki insiden yang sementara ini telah menewaskan 31 orang tersebut.
Ledakan bom di Bandara Demodedovo, Moskow menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 130 orang. Akibat ledakan ini, bandara terbesar di Rusia itu pun langsung ditutup. Pesawat-pesawat yang akan mendarat di bandara tersebut dialihkan ke bandara lain.