Menurut Puan, pemerintah harus jeli menganalisis latar belakang munculnya isu kepulangan WNI itu. Apakah mereka sendiri yang menyesal dan ingin kembali pulang?
Pembakaran paspor jadi argumen penolakan pulangnya eks ISIS, dikemukakan Ganjar, Ngabalin, hingga Charles. Ini peristiwa pembakaran paspor oleh anak-anak itu.
Dia menuturkan jika pemerintah mampu memberikan bantuan kemanusiaan untuk warga negara lain, maka seharusnya pemerintah mampu membantu warganya sendiri.
"Setahu saya, mereka tidak terbiasa berbuat taqiyyah. Orang-orang ISIS ini orang yang terlalu terbiasa bicara jujur. Mereka blak-blakan," kata Al Chaidar.