Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan menilai bahwa yang dimaksud oleh Prabowo bukan kebocoran yang terjadi, melainkan hilangnya potensi kekayaan negara yang belum tergali.
Survei Indo Barometer menunjukkan selisih elektabilitas Jokowi-JK masih unggul cukup jauh di atas Prabowo-Hatta. Pasangan capres nomor urut satu dan dua tersebut terpaut sekitar 13,5%. Tim sukses Prabowo-Hatta pun angkat bicara.
Jokowi memang tidak asing dengan TPID. Pada 2012, Jokowi pernah mendapatkan penghargaan dari TPID karena dinilai mampu menjinakkan inflasi di kota yang dipimpinnya kala itu, Solo.
Gagasan Prabowo Subianto membangun dari desa dengan alokasi dana minimal Rp 1 miliar per desa diyakini bakal berdampak besar bagi pemilih-pemilih di pedesaan. Timses yakin Prabowo bakal memanen dukungan rakyat desa.
Pengamat Ekonomi UGM Tony Prasetiantono menilai, setiap angka harus dilengkapi dengan data dan perhitungan yang masuk akal. Menurutnya, apa yang dikemukakan Prabowo sulit diterima.
Debat capres akhir pekan lalu membahas visi dan misi masing-masing di bidang ekonomi tapi sama sekali tidak membahas sektor keuangan dan pasar modal. Apa harapan pelaku pasar?
Dari berbagai pernyataan, ada satu yang kemudian memancing perdebatan. Itu adalah kala Prabowo menyebutkan adanya kebocoran kekayaan negara. Nilainya sangat besar.